KASUS PELECEHAN SEKSUAL MAHASISWA UNUD HEBOH, PPKS TURUN TANGAN

LOKADEWATA, DENPASAR – Seorang mahasiswa Universitas Udayana (Unud) diduga dianiaya dan hampir diperkosa oleh teman prianya di kampus. Dugaan percobaan pemerkosaan tersebut membuat heboh media sosial dan civitas akademika Unud.

Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual UNUD (PPKS) menangani kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Tersangka pelaku adalah mahasiswa jurusan teknik mesin Fakultas Teknik Unud yang berinisial JKS.

“Terduga pelaku memang merupakan mahasiswa Teknik Mesin Universitas Udayana,” kata Ketua Satgas PPKS I Unud Gusti Agung Ayu Dike Widhiyaastuti, Kamis (13 Juni).

Dike mengatakan JKS adalah teman sekelas korban. Pelaku dan korban mempunyai kemampuan berbeda.FYI, informasi yang tersebar di media sosial menyebutkan bahwa JKS hampir dua kali memperkosa seorang siswa. Upaya pemerkosaan pertama terjadi pada 23 Mei 2023.

Korban diganggu dan dicoba diperkosa di rumah kosnya sekitar pukul 03.00 Wita. Siswa itu selamat karena dia gigih.JKS kembali mencoba melepaskan keinginannya yang dilanggar pada 11.11.2023 di kos korban dan temannya. Korban kembali merasa keberatan dengan tindakan JKS.

Tanpa perlawanan, JKS membawa korban ke kosnya dan melakukan kekerasan. Beruntung, beberapa teman korban berhasil menemukan kos JKS dan menyelamatkan mahasiswi tersebut.

Dike mengatakan, satgas PPKS menyarankan pelajar tersebut untuk melapor ke polisi. Pihak kampus siap memberikan bantuan hukum kepada para korban.

“Kelompok sel menyarankan mereka untuk melapor ke polisi dan memberikan bantuan hukum. Namun, korban belum memastikan apakah akan melanjutkan proses tersebut,” kata Dike.

Dike mengungkapkan, pelajar tersebut juga mendapat bantuan dari Satuan Tugas Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Badung. Situasi para korban saat ini sebenarnya paling bisa dipahami oleh PPA Badung karena mereka sudah memberikan konseling sejak awal, jelas Dike. (DC/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *