LUMBA-LUMBA TERDAMPAR DENGAN LUKA-LUKA DI PANTAI WATU KLOTOK

LOKADEWATA, KLUNGKUNG – Seekor lumba-lumba mati dengan kondisi penuh luka di Pantai Watu Klotok, Klungkung, Bali. Lumba-lumba terdampar yang diduga diserang predator itu menjadi perhatian warga setempat pada Minggu (25/2) sore.

I Wayan Subawa, seorang petugas konservasi perairan Klungkung, mengungkapkan lumba-lumba tersebut berukuran sekitar 3 meter. Menurutnya, warga sempat melihat gerombolan lumba-lumba dari di Pantai Sidayu atau sekitar 5kilometer (km) dari Pantai Watu Klotok.

“Teman kami melihat lumba-lumba itu bergerak ke timur, kemungkinan diserang predator jenis ikan hiu. Satu ekor mati dengan luka pada tubuh lumba-lumba, lalu kami keluarkan dari laut dalam kondisi mati,” kata Subawa.

Subawa mengatakan proses evakuasi terhadap lumba-lumba itu dilakukan oleh Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Klungkung. Bangkai mamalia itu selanjutnya dibuatkan lubang dan dikubur di pantai setempat.

KBO Satpolair Polres Klungkung Iptu I Komang Budiarta menuturkan ikan berukuran besar, termasuk paus dan lumba-lumba, kerap terdampar di kawasan perairan Klungkung. Adapun, proses evakuasi bangkai lumba-lumba yang mati kali ini dilakukan oleh empat anggotanya.

“Kami buatkan kubur sedalam satu meter dengan panjang 3 meter atau seukuran dari lumba-lumba agar tidak dibongkar lagi oleh predator lain seperti anjing yang kerap ada di pantai ini,” kata Budiarta. (DC/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *