KELUHAN TURIS ASING TERHADAP SISTEM APLIKASI LOVE BALI DINILAI KURANG CEPAT

LOKADEWATA, DENPASAR – Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengungkap turis asing sempat mengeluhkan kurang cepatnya sistem aplikasi Love Bali. Aplikasi itu kini menjadi platform untuk melakukan pungutan atau retribusi USD 10 atau Rp 150 ribu (kurs Rp 15 ribu) kepada turis asing.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Bali Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan BPD Bali sebagai pengelola rekening kas umum daerah (RKUD) Pemprov Bali akan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Bali guna menangani masalah tersebut.

Diskominfos Bali merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem Love Bali. Koordinasi BPD dan Diskominfos Bali diharapkan dapat mengatasi keluhan atau kendala terkait sistem retribusi pariwisata.

“Jangan sampai itu menimbulkan kekecewaan dari turis asing dan mengurangi kepercayaan mereka terhadap Bali sebagai daerah pariwisata,” ujar Dayu Indah di Kantor Gubernur Bali, Kamis (22/2).

Dayu Indah juga tengah berkoordinasi dengan pihak Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terkait izin untuk menambah konter pembayaran, salah satunya di terminal kedatangan domestik. Sebab, turis asing tidak hanya melakukan penerbangan langsung dari negaranya ke Bali.

“Kemudian menambah konter pembayaran di keberangkatan internasional di terminal, karena itu bisa kita jadikan sebagai final checking,” akunya.

Dinas Pariwisata Bali juga akan bekerjasama dengan Satpol PP Khusus Pariwisata dalam mengedukasi hingga mempromosikan soal retribusi pariwisata kepada turis asing. Sehingga, itu juga akan membantu Dinas Pariwisata Bali dalam bertugas.

Tak hanya itu, Dinas Pariwisata Bali akan berkoordinasi dan dan mengkaji perihal persyaratan-persyaratan untuk menjadi end point. “Jangan sampai kemudahan persyaratan yang kami berikan mengancam keamanan dari sistem online ini,” imbuhnya. (DC/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *