KEAMANAN KTT AIS DI NUSA DUA DIPANTAU OLEH 143 CCTV, TURIS DIBERIKAN KEBEBASAN BERJALAN-JALAN

LOKADEWATA, DENPASAR – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 atau Forum Negara-negara Pulau dan Kepulauan di Nusa Dua, Badung, Bali, digelar besok, Selasa (10/10). Berbagai persiapan dilakukan.

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan menjaga ketat semua hotel tempat delegasi menginap. Sebanyak 143 CCTV atau kamera tersembunyi disebar di 39 titik kawasan The Nusa Dua untuk memantau keamanan. Namun, turis di kawasan tersebut masih bisa beraktivitas.

Untuk memastikan keamanan, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen Harfendi mengecek Hotel Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, tempat Jokowi menginap.

Harfendi juga meninjau Hotel The Laguna Resort Nusa Dua. Hotel tersebut menjadi tempat penginapan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang dijadwalkan datang pada hari ini di Bali.

“Nantinya, seluruh hotel yang dijadikan tempat menginap para Kepala Negara dan Delegasi peserta KTT AIS Forum 2023 akan dijaga ketat oleh Satgas VVIP dari Paspampres yang berada di Ring I,” kata Harfendi dalam siaran pers kepada wartawan, Minggu (8/10)

Sedangkan Satgas Pamwil yang merupakan induk dari Subsatgas Penginapan di bawah pimpinan Dansubsatgas Penginapan Dandim 1611/Badung Letkol Arh Teguh Waluyo akan melaksanakan pengamanan di Ring II dan III.

Pangdam IX/Udayana Jadi Dansatgas Panwil

Harfendi bertindak selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Dansatgas Pamwil) dalam KTT AIS Forum 2023. Menurutnya, pengecekan hotel memang merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pamwil dalam melaksanakan pengamanan wilayah.

Pangdam pada pengecekan tersebut didampingi oleh Kasdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana dan Waassintel Kasdam IX/Udayana.

The Nusa Dua Siapkan Fasilitas Standar Internasional
General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita di Nusa Dua, Badung, Bali, memastikan kesiapan KTT AIS Forum 2023 yang berlangsung 10-11 Oktober 2023.

Menurut Ardita, seluruh fasilitas yang disiapkan berstandar internasional. Fasilitas-fasilitas mewah bisa ditemui dari segi pengamanan, pelayanan, hingga infrastruktur kawasan. Termasuk penggunaan ratusan mobil listrik.

“Kami pastikan kawasan The Nusa Dua akan menyambut para kepala negara dan delegasi serta undangan lainnya dalam forum KTT AIS Forum ini, baik dari sisi pengamanan, fasilitas hingga infrastruktur kawasan,” terang Ardita dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Minggu.

Bekerja sama dengan PT PLN (Persero), The Nusa Dua menyediakan sejumlah titik sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Di antaranya, SPKLU UFC (Ultra Fast Charging) 200 kilowatt (kw) sebanyak 8 unit, SPKLU SC (slow charging) 7,4 kw sebanyak 10 unit, serta Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) Gen 2 sebanyak 20 unit.

Central Parkir Tampung Ratusan Mobil Listrik

Central Parkir ITDC juga dimanfaatkan sebagai lokasi parkir kendaraan mobil listrik yang akan digunakan para delegasi. Beberapa jenis kendaraan listrik tersebut adalah 28 unit BMW, 38 unit Ionic 6, 198 unit Ionic 5, 66 unit Toyota, serta 28 unit mobil boks nonlistrik.

Central Parkir ITDC memiliki luas 1 hektare yang mampu menampung hingga 500 mobil. Sementara parkir cadangan di kantor ITDC memiliki luas 300 meter persegi dengan kapasitas 126 mobil.

“Selain itu, kawasan pun didukung oleh jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terintegrasi untuk meningkatkan pelayanan bagi pelaku wisata di The Nusa Dua meliputi layanan internet, telepon, TV, aplikasi beserta layanan lainnya,” beber Ardita.

Sama seperti gelaran-gelaran internasional sebelumnya, selama penyelenggaraan KTT AIS Forum, sistem pengamanan dan pemeriksaan menuju kawasan ini akan dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan sesuai dengan standar internasional.

Berkoordinasi dengan TNI dan Polri, pengelola akan mengatur lalu lintas melalui sistem buka tutup pada saat delegasi menuju maupun kembali ke venue utama.

143 CCTV di 39 Titik
Fasilitas keamanan akan beroperasi selama 24 jam. Terdiri dari petugas keamanan dengan 93 personel, pos komando di Command Center, dua unit fire brigade dengan 23 personel, CCTV sebanyak 143 unit yang tersebar di 39 titik, tiga pos Balawista di pantai depan hotel, dan security check pada tiga pintu masuk kawasan.

“Serta Command Center sebagai posko pengamanan terpadu kawasan,” imbuh Ardita.

Sementara, dari sisi fasilitas kawasan, The Nusa Dua juga memastikan kelengkapan akomodasi dengan total mencapai 5.579 kamar hotel. Terdiri dari 14 hotel bintang 5, tiga hotel bintang 4, serta tiga vila mewah dan fasilitas MICE yang mampu menampung sekitar 21 ribu delegasi.

“Untuk penyelenggaraan KTT AIS Forum ini, beberapa hotel di kawasan dipilih sebagai lokasi menginap para Kepala Negara/HOD serta delegasi. Hal ini membuktikan kepercayaan pemerintah kepada kamu yang akan optimal melani dengan standar internasional,” papar Ardita.

Percantik Kawasan BNDCC, Venue Utama
Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), akan menjadi main venue sekaligus Media Center pada penyelenggaraan forum KTT AIS Forum 2023.

ITDC pun telah mempercantik kawasan tersebut. Dilakukan pula pembersihan kawasan secara rutin, pemeliharaan 143 unit kamera CCTV, penggantian lampu-lampu kawasan serta penataan beach promenade pantai The Bay yang sudah proses 75 persen untuk mempercantik kawasan jelang KTT ini.

“Saat ini, kami terus melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas serta pelayanan dalam kawasan guna memastikan seluruh kawasan selalu dalam kondisi prima dan sesuai standar internasional,” tutup Ngurah Ardita.

KTT AIS Genjot Okupansi
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 diharapkan bisa menggenjot okupansi hotel di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali hingga 85 persen.

General Manager The Nusa Dua Ngurah Ardita mengatakan dari 5.579 kamar hotel saat ini tingkat okupansinya sebesar 80 persen.

“Di samping memang dari delegasi tentunya, pasti kan ada panitia yang men-supporting juga untuk menggunakan kamar,” kata Ardita.

Selain itu, sambung Ardita, okupansi hotel juga diprediksi akan tetap disumbangkan oleh turis asing yang menginap di kawasan tersebut.

Sebab, selama pelaksanaan KTT AIS Forum 2023 turis masih diberikan ruang untuk berinteraksi secara biasa di kawasan tersebut, namun dengan tetap mengindahkan aspek-aspek keamanan para pimpinan hingga delegasi negara peserta.

“Sehingga peluang daripada hotel untuk mereka tetap menerima wisatawan itu lebih besar,” sebutnya.

Adapun lama tinggal peserta KTT AIS Forum 2023 akan berlangsung hingga 12-13 Oktober 2023.

Di sisi lain, Ardita mengatakan, event besar seperti KTT AIS Forum 2023 atau MICE lainnya dinilai mampu mendatangkan daya dorong dua kali lipat bagi industri pariwisata.

Selain itu, potensi Bali sebagai lokasi pelaksanaan MICE pun akan semakin dikenal dan tentunya akan mendorong potensi hingga fasilitas di Bali semakin meningkat.

“Tentunya, kami sangat berharap event-event MICE ini lebih banyak bisa diselenggarakan di Bali karena fasilitas kami sudah siap dan lengkap. Jumlah peserta yang cukup besar di atas 10 ribu pun kami siap di sini,” ungkapnya.

Turis Masih Bisa Aktivitas
Wisatawan dibebaskan beraktivitas di kawasan The Nusa Dua selama AIS Forum. Para turis juga diizinkan untuk menginap di kawasan itu, meski banyak tamu VVIP delegasi dari sejumlah negara ada di sana.

Ngurah Ardita menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat terakhir bersama dengan Setneg serta Paspampres.

Meski demikian, sambung Ardita, turis harus tetap mengindahkan beberapa ketentuan yang diberlakukan selama berlangsungnya KTT AIS Forum pada 10-11 Oktober 2023.

“Misalnya, saat ada pergerakan delegasi dan sebagainya itu buka tutup jalan,” ujarnya, ketika ditemui di Nusa Dua, Minggu.

Kemudian, saat dilakukan pengawasan dan pemeriksaan oleh petugas, turis juga harus dapat menunjukkan secara jelas lokasi mereka menginap.

“Untuk pegawai yang beraktivitas di kawasan The Nusa Dua, kecuali yang mereka ada di ring satu itu di BNDCC itu cukup menggunakan ID saja,” jelasnya.

Pihaknya pun juga telah membuat edaran kepada seluruh tenant di kawasan The Nusa Dua untuk mempersiapkan pengenal khusus sehingga dapat masuk ke area kawasan dan beraktivitas seperti biasanya. (DC/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *