oleh

8 WARGA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, KASUS KEMATIAN BERTAMBAH SATU ORANG DI BAGLI

BANGLI, LOKADEWATA.COM – Kasus kematian dengan positif Covid-19 di Bangli, Bali, kembali mengalami penambahan. Tak hanya kasus kematian, delapan warga lokal pun juga diketahui terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan data Kamis (17/12/2020).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, membenarkan ihwal penambahan kasus kematian itu. Ia mengatakan, satu orang warga yang terkonfirmasi meninggal berasal dari Kelurahan Kawan, yakni wanita berusia 69 tahun.

“Yang bersangkutan terkonfirmasi positif pada tanggal 10 Desember dan meninggal pada 17 Desember saat menjalani perawatan di RSU Bangli,” jelasnya. Selain penambahan satu orang warga yang meninggal, Dirgayusa mengatakan, terdapat delapan penambahan kasus positif virus Corona.

Empat diantaranya berasal dari Kecamatan Bangli, yakni tiga orang dari Kelurahan Kawan dan seorang asal Desa Tamanbali. “Diketahui dua orang asal Kelurahan Kawan menjalani isolasi mandiri, satu orang menjalani perawatan di RSU Bangli lantaran merupakan PDP, sedangkan satu orang asal Desa Tamanbali menjalani karantina terpusat,” jelasnya.

Sementara penambahan empat orang lainnya, imbuh Dirgayusa, dua orang diketahui asal Kecamatan Susut. Yakni Desa Abuan dan Desa Susut.

Sedangkan dua orang lainnya berasal dari Desa Jehem, Tembuku dan Desa Songan, Kintamani.

“Ada satu orang berusia 12 tahun, yakni warga asal Desa Abuan, Susut. Yang bersangkutan merupakan pasien di RS BMC, dan selanjutnya menjalani perawatan disana. Hari ini juga ada penambahan sembuh sebanyak tiga orang, yakni dua orang asal Kelurahan Kawan, Bangli dan seorang asal Desa Peninjoan, Tembuku,” ucapnya.

Berdasarkan penambahan tersebut, Dirgayusa mengatakan, total kasus Covid-19 secara kumulatif di Bangli tercatat sebanyak 914 kasus. Di mana 22 orang masih menjalani perawatan, 855 orang dinyatakan sembuh, dan 37 orang meninggal dunia.

“22 orang yang masih menjalani perawatan paling banyak tercatat berasal dari Kecamatan Bangli dengan 15 orang. Sisanya, empat orang asal Kecamatan Susut; seorang asal Kecamatan Tembuku, dan dua orang asal Kecamatan Kintamani,” tandasnya.

Tindak Empat Pelanggar Prokes

Sementara itu, tim yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga kini masih menemukan pelanggaran prokes dari masyarakat. Berdasarkan kegiatan operasi Kamis (17/12/2020), tercatat empat orang melanggar lantaran tidak mengenakan masker saat beraktifitas keluar rumah.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi mengungkapkan, operasi yustisi kali ini dilaksanakan di simpang tiga Desa Demulih, Kecamatan Susut. Dalam operasi yang dilangsungkan pukul 08.30 Wita hingga 10.00 Wita itu, tercatat empat orang pelanggar prokes.

“Dua orang diberikan sanksi fisik dan dua orang diberikan sanksi sosial,” ucapnya. AKP Sulhadi kembali menegaskan, operasi ini dilakukan dalam rangka penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan ini sesuai Pergub No 46 Tahun 2020, Perbup Bangli No 39 Tahun 2020, serta Implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

Dalam hal ini, tim yustisi yang merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP, secara rutin melakukan operasi dengan harapan perkembangan virus Corona di Bangli mampu diminimalisir.

“Karenanya kami juga berharap agar masyarakat menaati protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun,” tandasnya. (DP/LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *