oleh

PERAYAAN TAHUN BARU KALI INI, GUBERNUR BALI LARANG NYALAKAN KEMBANG API DAN MABUK MINUMAN KERAS

Tak Ada Perayaan

Dengan keluarnya SE dari Gubernur Bali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung pun memastikan tidak ada perayaan pesta pergantian tahun pada tahun ini.

“Untuk sekarang sudah pasti tidak ada (perayaan pergantian tahun), setelah keluarnya SE Gubernur ini,” ungkap Pelaksanaan Tugas (Plt) Kadis Pariwisata Kabupaten Badung, Cokorda Raka Darmawan. Selain karena SE Gubernur Bali, keputusan tidak melaksanakan perayaan pergantian tahun juga karena anggaran kegiatan sudah di-refocusing untuk penanganan Covid-19.

“Kami memang tidak akan melaksanakan kegiatan perayaan. Jadi untuk tahun ini kita tidak akan melaksanakan apa-apa. Termasuk pelaku pariwisata juga diminta mematuhi SE ini,” ucapnya. Tahun lalu Pemkab Badung juga tidak menggelar pesta pergantian tahun karena defisit anggaran.

Berbeda dua tahun lalu, mereka menggelar pesta besar-besaran termasuk membuat pesta kembang api hingga habiskan dana Rp 900 juta. Sementara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menyatakan akan menindaklanjuti SE Gubernur Bali tersebut. Satpol PP pun siap membuat surat penegasan terkait larangan dan sanksi berdasar SE Gubernur.

“Kalau itu sudah merupakan keputusan kita siap tindaklanjuti, tentu setelah ada perintah dari Bapak Bupati,” kata Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara, saat dikonfirmasi terpisah, kemarin. Adapun untuk pengamanan pada malam tahun baru, Satpol PP Badung akan fokus di tempat-tempat wisata seperti wilayah Kuta Utara, Kuta, dan Nusa Dua.

“Tim yustisi akan dibantu linmas, TNI/Polri, dan OPD terkait. Selain melakukan pengamanan, kita juga bisa memantau langsung penerapan protocol kesehatan,” ucapnya. (DP/LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *