oleh

PARIWISATA DI NUSA PENIDA MULAI MENINGKAT, RATUSAN WISATAWAN DOMESTIK BERKUNJUNG KE PANTAI KELINKING

LOKADEWATA – Setelah hampir sembilan bulan terkoyak pandemi, pariwisata Nusa Penida perlahan bangkit…

Pantai Kelingking di Desa Bungamekar, Nusa Penida mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik (Wisdom).

Peningkatan kunjungan ini mulai terasa sejak dua bulan lalu. Kondisi ini menjadikan pariwisata Nusa Penida mulai berdenyut.

Seperti terlihat pada Sabtu (29/11/2020).

Meski panas begitu menyengat, tak menyurutkan niat Anya Sophia (26) bersama rekannya, Valentina (21) untuk menyambangi Pantai Kelingking.

Hari itu, merupakan kali pertama mereka menyambangi salah satu pantai yang sangat ikonik di Nusa Penida tersebut.

“Kami baru pertama kali ke sini (Pantai Kelingking). Mumpung liburan, Nusa Penida sudah jadi rencana kami liburan. Mumpung suasana objek wisata juga masih relatif sepi karena pandemi,” ujar Sophia, asal Yogyakarta yang sudah dua hari berada di Nusa Penida.

Sabtu (29/11/2020) lalu, Pantai Kelingking cukup ramai dikunjungi wisatawan.

Mereka bahkan berjejer di sisi tebing, untuk mengabadikan foto dengan latar pantai dan pulau karang yang selama ini menjadi ikon Pantai Klingking. Mereka didominasi wisatawan domestik.

Bendesa Desa Adat Dwi Kukuh Lestari Desa Bungamekar, Nusa Penida, Wayan Mara mengungkapkan, Pantai Kelingking kembali ramai dikunjungi wisatawan sejak dua bulan lalu.

Bahkan saat akhir pekan, rata-rata wisatawan yang berkunjung ratusan orang.

Sementara kalau hari-hari biasa, tidak lebih dari 50 orang. Wisatawan yang mendominasi saat ini adalah domestik.

Sementara saat sebelum masa pandemi Covid, 70 persen wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kelingking merupakan wisatawan asing.

“Biasanya ramainya itu setiap weekend. Kondisi ini baru sekitar dua bulan ini, kalau sebelumnya benar-benar sepi,” ungkap Wayan Mara.

Kondisi ini pun, membuat perekonomian warga mulai bangkit. Hal ini ditandai dengan sejumlah warung dan restoran di sekitar destinasi yang mulai buka.

“Semoga kondisi pariwisata kembali segera normal, sehingga perekonomian masyarakat juga bisa kembali bangkit,” harapnya.

Baru 10 Persen Hotel Buka
KETUA PHRI BPC Klungkung Wayan Kariana mengungkapkan, saat ini di Kecamatan Nusa Penida baru sekitar 10 persen hotel atau penginapan yang mulai buka.

Rata-rata yang buka itu, merupakan akomodasi wisata yang mendapatkan hibah pariwisata.

Terkait okupansi, juga tidak lebih dari 10 persen. Itupun sudah dalam kondisi cukup ramai.

“Saat ini wisatawan ke Nusa Penida memang masih wisatawan domestik, dan kalangan ekspatriat,” jelas Kariana.(AR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *